niatnya makan dan ngobrol2 ma tmn2 disini, tp ternyata, yang didapet bukan cuma kenyang, senang krn bisa ketawa dan silaturahmi, juga bisa dapetin sesuatu yg lebih, yaitu sesuatu yang bisa bikin mikir.
ada kalimat dari seorang tmn yg memancing saya untuk nulis ini, yaitu "bahwa apapun yang dilakukan adalah untuk menikmati hidup".
Kala itu yang dibahas adalah mengenai pergi ke tempat yang 'miskin' lampu alias remang-remang dgn sound yg besar dan meminum minuman yang berdampak mmmmmm mgk memabukkan. Saya memilih untuk tidak mendatangi tempat seperti itu, apalagi harus minum minuman seperti itu. Teman saya berkata, dengan cara itu merupakan salah satu perilaku yang dapat membuatnya lebih menikmati hidup.
hmmm...manusia memang berbeda-beda tetapi satu jua (halah)
Ada orang yang hanya dengan membaca, ia merasa hidup begitu menyenangkan..
Ada yang dengan mendaki gunung, dia mendapatkan kebahagiaan yang sangat...
ada yang dengan mengajar, dia merasa hidup itu nikmat karena dapat berguna untuk sesamanya...
kebahagiaan... kalimat menikmati hidup adalah sesuatu yang absurd yang tentunya tidak dapat diukur..
Tapi ada yang menarik dengan percakapan kami tadi malam...
Ya, menarik untuk saya komentari..
Ini bukan komentar mengenai siapa yang benar atau salah, juga apa yang lebih baik atau lebih buruk..
Hanya saja, jika seorang teman berkata dengan bisa pulang subuh, setelah sebelumnya menikmati malam di tempat yang 'miskin' lampu itu td dan memasukkan minuman yang secara kedokteranpun dinilai kurang baik, hingga membuat kaki tak mampu lagi menopang tubuh, itu adalah cara menikmati hidup... saya hanya tersenyum.....sambil berkata , "untukku jika tidak dapat melihat matahari pagi merangkak, rasanya hari itu rugi." entah teman saya itu mendengar atau tidak... tp sebenarnya itu bermakna dalam.
Sekali lagi sesuatu yg absurd tidak akan pernah dapat dinilai...
Ada yang memilih menjalani hidup seperti normalnya 'hidup'
Ada juga yang memilih untuk menjalani hidup lain yang menurut dia normal.
Hidup normalpun tentunya berbeda-beda ukurannya..
Namun dimanapun, aktivitas dilakukan pagi hari hingga menjelang malam. ini tidak berlaku bagi mereka yang memang bekerja pada malam hari. seperti operator mesin, yang memang harus selalu checking mesin 24 jam... call center yang memang layanan ini harus online 24 jam, atau profesi lainnya yang serupa.
Sang pencipta menghadirkan malam untuk manusia dapat beristirahat dan ibadah... Ya, setidaknya jikalau ibadah tidak mampu dilakukan, sebaiknya beristirahatlah.
Mengapa aktivitas lebih banyak dilakukan ketika matahari bersinar? mungkin karena keterbatasan manusia jikalau malam tidak dapat melihat sebaik siang, dan mungkin karena hal2 lain atau jawaban lain yang tentunya Maha Pencipta Maha Mengetahui....
Jikalaupun malam dapat dijadikan waktu beraktivitas, bagi saya bukan dengan cara menyakiti diri dengan memasukkan sesuatu dalam diri hingga tak mampu berbuat apa2.. dan menghabiskan waktu pagi dan siang utk recovery...
Apakah esok malamnya harus dilalui dengan cara yang sama?? itu pilihan...
Saya pernah bekerja di satu perusahaan yang jam kerjanya dari jam 6 pagi, hingga 'memaksa' diri untuk berangkat ketika matahari sedang berusaha untuk 'bangkit' dan pemandangan ini indah sekali....
Tetapi lagi2 ini pilihan, untuk memilih, ketika matahari akan terbit, kita bersuka cita melihatnya dan bergerak untuk melakukan aktivitas yang memberi manfaat, atau kita merangkak dengan kesulitan untuk naik ke tempat tidur, dengan 'nikmat' yang berbeda??
tetapi yang saya tahu, selain manusia, makhluk Tuhan di bumi inipun (hampir semuanya) melakukan aktivitas di siang hari, dan istirahat di malam hari.
Burung hantu dan kelelawar mereka mampu dan ditakdirkan untuk beraktivitas 'tidak biasa', yakni tidur disiang hari dan bekerja di malam hari. Nah, mungkin manusiapun ada yang ditakdirkan seperti demikian.
Lagi2 sesuatu yang absurd tidak akan pernah mendapatkan 'nilai' yang tepat...
Bagaimanapun cara tiap orang menikmati hidup itu sah2 saja asalkan tidak merugikan orang lain...
PS : untuk yang merasa 'dirugikan' dari tulisan ini saya mohon maaf, ini hanya buah dari pemikiran....