Labels

Sabtu, 16 April 2011

bukan yang pertama

Seperti halnya hati dan pikiran saya, yang terkadang tidak dapat 'diatur'
Saya mungkin harus pahami, jika ada waktu dimana hatinya juga pikirannya mengingat yang lain.
Namun ini bukan kali pertama...

Dulu dia menangisi orang lain, dan saya hanya bisa mendengar itu tanpa bisa memberi komentar
Miris? Mungkin...
Kali ini, dia tengah mengingat orang lain dan mungkin saya sekarang ini jauh dari ingatannya.

Saya telah mengucap tidak akan memberikan komentar, ataupun sekedar bertanya jika ada yang menyangkut perubahan sebuah berita
Saya juga telah terlanjur berucap tidak akan menyengaja membuka itu..
Tetapi jika tiba-tiba muncul dalam beranda sebuah laman dan tidak sengaja terlihat..
Saya pikir hanya diam yang perlu saya lakukan

Saya mencoba untuk tulus...
Tidak seharusnya saya meminta siapapun untuk selalu menghargai perasaan saya.
Jika hanya mengelus dada, adalah yang dapat saya lakukan.
Maka itu saja kali ini yang akan saya kerjakan, hingga baik akan kembali datang

Tak bisa dielakkan juga jika akhirnya saya menjadi merasa, bukan saya mungkin yang seharusnya ada disitu.
Saya terkadang tak cukup sabar, saya terkadang bisa meluap-luap
Saya yang tidak bisa mencuri hatinya... sepenuhnya... sepertinya... Tak cukup baik dimatanya.. untuknya

Seandainya orang yang tengah dia pikirkan kali ini dulu sebaik yang ia inginkan..
Tentunya saya tidak ada untuknya...
Karena saya sepertinya tahu, dia menyayangi wanita itu sungguh-sungguh.. sepenuhnya..

Maka menggeser posisinya, terlalu muluk bagi saya.

Tak akan pernah saya marah untuk ini.
Karena kembali lagi, tak mudah memang mengatur hati.

Saya hanya berharap yang baik dan yang terbaik.
Jika porsi baik yang harus saya dapat adalah seperti ini..
Maka sepatutnya saya bersyukur...
Semoga saja hati saya selalu dicukupkan oleh-Nya.