Ini adalah pekerjaan yang dijalani, setelah sekian banyak yang telah dicoba.
Dulu sekali, ini adalah pekerjaan yang begitu diidamkan. Setelah mencoba dua perusahaan telekomunikasi, farmasi, event organizer dan lainnya, saya rasa konsultan adalah pekerjaan yang menyenangkan.
Ilmu yang diamalkan, kegiatan yang tidak monoton dan lagi ada perjalanan keluar daerah yang selalu memberikan kesan baik, menjadikan ini adalah hal baik yang patut dijalani.
Namun layaknya sebuah hubungan, adalah beberapa hal yang menjadi ganjalan. Entahlah, rasanya apa yang saya idamkan telah saya dapatkan dan sudah lebih dari 5 tahun saya jalani, bersyukur adalah merupakan keharusan. Tidak semua menyenangkan memang.
Mengenai hari libur yang masih harus memikirkan pekerjaan dan bukan hanya memikirkannya saja, melainkan juga menjalankannya. Waktu malam yang sepertinya bukan menjadi batasan untuk berhenti bekerja, itu tidak jadi soal.
Tapi ada hal lain yang menjadikan saya sepertinya ingin mundur dari sini.
Ya, ketika sesuatu itu telah berbenturan dengan hati. Ketika saya dipaksa melakukan sesuatu yang bertentangan dengan hati, saya rasanya ingin berontak.
Hampir lebih dari setengah tahun saya memikirkan ini dalam-dalam.
Bukan tanpa aksi jika saya masih disini. Beberapa sudah saya lakukan, namun sepertinya kehendak-Nya saya masih harus 'tinggal'.
Satu waktu, saya diberikan pencerahan oleh seseorang : jika memang saya masih harus disini, dan ada hal yang menurut saya kurang baik yang masih harus dijalani. Memohon kepada Dia, untuk diberkahi dan memohon ridho-Nya saja.
Sehingga pertentangan hati tidak lagi menjadi beban dan membuat saya melulu menjadi orang yang tidak bersyukur.
Hingga waktunya, saya kerjakan apa yang menjadi kewajiban dengan sebaiknya seperti yang seharusnya dan semoga diridhoi.